Browsed by
Tag: Kisah Pernikahan

Kisah Pernikahan Ali dan Fatimah

Kisah Pernikahan Ali dan Fatimah

Kisah Pernikahan Ali dan Fatimah yang Luar Biasa

Kisah Pernikahan Ali dan Fatimah Ketika Rasulullah saw., hendak mengawinkan putrinya Fathimah Az-Zahra, beliau tidak memedulikan tawaran para pembesar Quraisy dengan kekayaan mereka. Beliau menikahkannya dengan Ali bin Abi Thalib, seorang Quraisy, saudara sepupu dan sahabat terdekat yang paling miskin pada waktu itu.

Sayidina Ali bercerita tentang pernikahannya, “Seorang pembantu wanita saya bertanya kepadaku, ‘Apakah kau tahu bahwa Fathimah telah dipinang orang?’

Saya jawab, ‘Saya tidak tahu.’

Lalu, dia memberitahukan, ‘Dia sudah dipinang orang. Kenapa kau tidak meminangnya? Kau pergilah kepada Nabi untuk meminangnya. Insya Allah beliau akan menerimanya dan menikahkanmu dengan putrinya.’

Baca: Ciri-ciri Laki-Laki yang Pantas Dijadikan Suami

Saya jawab, ‘Tapi, saya tidak punya apa-apa untuk bekal pernikahan itu!’

Lalu ulangnya lagi, ‘Kalau kau datang kepada Rasulullah, insya Allah beliau akan menikahkanmu.’

Dia terus-terusan mendesakku. Sehingga, aku memutuskan untuk masuk menemui Nabi. Di hadapan kekasih Allah yang agung dan penuh wibawa itu, aku terdiam. Aku tidak mampu berkata-kata, apalagi untuk meminang putri beliau yang mulia.

Beliau memandangku dan dengan lembut menyapaku, ‘Ada keperluan apakah sehingga kau datang menemuiku?’

Aku terdiam. Beliau bertanya lagi. ‘Atau, barangkali kau datang untuk melamar Fathimah?’

Dengan ragu-ragu aku menjawab, ‘Ya.’

‘Apakah kau mempunyai mahar untuk menikahinya?’ Tanya Nabi.

Baca: Kisah Niatan yang Salah

Aku kembali terdiam. Lalu sejenak kemudian aku menjawab, ‘Tidak ya Rasulallah. Demi Allah!’

‘Mana baju besi yang pernah aku berikan kepadamu?’ tanya Rasulullah.

‘Ada. Tapi demi Allah, ia hanya sebuah baju besi saja, yang nilainya tidak lebih dari 400 dirham!’

Nabi saw., berkata, ‘Biarlah. Baik, dengan itu aku menikahkan engkau dengan putriku. Antarkan baju besi itu kepadanya, dan pernikahanmu telah halal dengan mahar baju besi itu.’

Itulah mahar Fathimah binti Rasulullah.”

HIKMAH

Orang yang mengharap ridha Tuhannya tidak berat menikahkan putrinya dengan orang miskin yang baik agamanya. Ridha Allah lebih berharga di hatinya daripada kekayaan sebanyak apa pun.

Buku Referensi: 88 Kisah Orang-orang berakhlak Mulia
Karya: Harlis Kurniawan

%d blogger menyukai ini: