Bertaubat dari Pacaran

Bertaubat dari Pacaran

Tips Bertaubat dari Pacaran bagi Kalian yang Terlanjur Pacaran

Bertaubat dari Pacaran Bagi anda yang sudah terlanjur berpacaran atau bisa dibilang sudah pernah pacaran dan punya niat untuk bertobat. Maka, inilah langkah-langkah bagi anda semua yang ingin Bertaubat dari Pacaran dan menghindari yang namanya pacaran. Agar bisa kembali ke jalan yang benar dan kembali menjadi hamba Allah yang beriman dan bertakwa, insya Allah.

Inilah langkah-langkah yang harus kalian lakukan bagi anda yang terlanjur pacaran dan ingin Bertaubat dari Pacaran.

  1. Jika anda sudah terlanjur pacaran, maka segeralah mengubah gaya hubungan anda secara syar’i dan segera merencanakan pernikahan, agar tidak terus-menerus terjebak dalam dosa kemaksiatan.
  1. Menghindari sebaik mungkin hubungan spesial antara seorang laki-laki dan wanita yang bukan mukhrimnya. Karena jika kalian tetap memiliki hubungan spesial dengan lawan jenis kalian, maka yang di khawatirkan dengan hubungan spesial tersebut akan menjadi awal berpacarannya kalian.

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al-Isra: 32)

Jika mendekati saja sudah dilarang oleh Allah, apalagi kalau sudah pacaran. Maka dari itu, berusahalah jangan sampai ada hubungan yang spesial dengan lawan jenis kalian. Hindari ngobrol atau chatingan yang tidak penting dengan lawan jenis kalian.

Baca: Kisah Pernikahan Ali dan Fatimah

  1. Bertobat dari zina, karena ini termasuk dosa besar yang bisa mengantarkan pelakunya ke azab yang sangat pedih.

Berikut ini adalah syarat tobat yang harus dipenuhi oleh orang yang ingin bertobat.

  • Ikhlas karena Allah, maksudnya adalah meninggalkan dosa karena takut kepada Allah dan ingin mendekatkan diri kepada-Nya.
  • Menyesal atas perbuatan dosa yang telah dia perbuat sebelumnya.
  • Segera meninggalkan dosa tersebut dan tidak menunda-nundanya.
  • Bertekad kuat untuk tidak kembali kepada dosa tersebut.
  • Tobat itu dilaksanakan pada saat tobat masih diterima, yaitu sebelum ajal menjemput dan sebelum matahari terbit dari sebelah barat.

Ingatlah bahwa menjauhi kemaksiatan adalah lebih utama sebelum melakukan kebaikan atau meningkatkan ibadah. Sebagai tambahan, hendaklah ia banyak berbuat baik, supaya kebaikan itu menghapus dosa yang telah lalu.

  1. Perlu diketahui bahwa seseorang yang telah berzina dengan lawan jenis kemudian ia bertobat dari perbuatan keji itu maka telah terangkatlah sifat zina dari dirinya.
  1. Apabila sudah bertobat dari zina dan pacaran, maka bersegeralah merubah gaya hidup. Jadikanlah Al-Qur’an dan sunah sebagai pedoman hidup. Perbanyaklah waktu yang dikhususkan untuk menuntut ilmu agama (Islam) supaya bisa jelas baginya jalan yang diridhai oleh Allah dan jalan yang dibenci oleh-Nya.

            Apabila hal-hal diatas sudah anda lakukan, maka perbanyaklah berdo’a kepada Allah supaya Allah memberinya pasangan hidup yang shaleh atau shalehah dan apabila Allah kehendaki Allah akan mengabulkan doanya bila ia bersungguh-sungguh dalam doanya. Sungguh Allah Maha Pengampun dan Maha Penyayang terhadap hamba-Nya.

Buku referensi: Selamat Tinggal Pacaran, Selamat Datang di Pelaminan
Penulis: Atho’ Illah

One thought on “Bertaubat dari Pacaran

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: