Adab Menggunakan Sosial Media Bagi Muslimah

Adab Menggunakan Sosial Media Bagi Muslimah

Adab Menggunakan Sosial Media Bagi Muslimah

Adab Menggunakan Sosial Media Bagi Muslimah – Sosial media sekarang ini menjadi hal yang selalu ada dalam kehidupan kita sehari-hari. Kebanyakan orang di Dunia ini memakai sosial media untuk berbagi informasi, upload foto selfie, update status dan untuk berkomunikasi jarak jauh antar teman, saudara dan lain-lain.

Smartphone dan berbagai jenis gadget pun tak lagi menjadi barang yang mewah dan istimewa, Karena hampir semua orang bisa membelinya dan menjadikannya barang yang wajib untuk dibawa kemana-mana (termasuk saya juga. hehe…). Bahkan sekarang ini anak-anak yang masih belajar di sekolah dasar ataupun masih belajar di TK (Taman Kanak-kanak) sudah diperbolehkan memiliki hape atau smartphone oleh orangtuanya.

Memang hape sekarang ini memliki banyak fitur canggih yang bisa kita nikmati, misalnya game, internet atau sosial media, aplikasi-aplikasi bagus dari playstore dan juga kita bisa memanfaatkan smartphone kita untuk belajar, mencari informasi di internet, bertanya kepada Syekh Google :D. Tetapi smartphone juga banyak hal-hal negatifnya selain hal positif yang di jelaskna di atas.

Pada bahasan kali ini, insya Allah, kita akan membahas etika dan Adab Menggunakan Sosial Media Bagi Muslimah. Untuk itu kami akan bagikan 5 etika dan adab di sosial media bagi kaum muslimah:

1. Berteman dan bergaul dengan yang baik-baik

Seperti halnya dunia nyata, di dunia maya pun kita harus memastikan kalau berteman, membangun jaringan komunikasi dengan yang baik-baik, kemudian kita mengikuti yang mengajak kepada kebaikan serta yang meningkatkan ketakwaan dan keimanan kepada Allah Swt.

Sebutlah media sosial facebook, salah satu fiturnya adalah pertemanan, update status, sharing dan komentar. Nah, postingan dari teman-teman kita tentu akan mempengaruhi pola pikir kita, apalagi jika dibaca terus menerus, membangun interaksi dengannya baik melalui komen, like dan ikut membagikan. Jika postingannya memberikan hal-hal yang positif seperti memberikan nasihat kebaikan, berbagi informasi yang bermanfaat tentu tidak masalah, namun jika postingannya berisi keluhan pribadi, curhatan masalahnya, menjelekkan orang lain, menyebarkan berita hoax tentu hal itu akan mempengaruhi juga pola pikir kita.

2. Jaga diri dan jangan posting foto pribadi di sosial media

Salah satu karakteristik pemakai sosial media adalah ingin selalu menginformasikan setiap kegiatan atau aktivitas pribadinya yang diupload melalui foto di sosial media. Bahasa gaulnya adalah “selfie”, bukan tentang boleh tidak atau halal haramnya selfie ini, tapi yang harus menjadi catatan utama bagi seorang muslimah adalah berhati-hati dalam menjaga diri dan juga membantu laki-laki dalam menundukkan pandangannya, jangan sampai gara-gara fotomu menjadi jalan dosa bagi laki-laki yang melihatnya. Kecuali jika kamu memastikan laki-laki tidak akan melihat fotomu dan jikapun melihat tidak akan menimbulkan syahwatnya (itupun jika benar-benar bisa memastikan lo..). Akan tetapi, menurut saya, akan lebih baik jika seoarang muslimah tidak sembarangan meng-upload foto dirinya di media sosial.

Baca juga: Kriteria Berhijab yang Benar Menurut Islam

3. Pastikan kebenaran suatu berita sebelum menyebarkannya

“Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu akan menyesal atas perbuatanmu itu.” (QS. Al-Hujurat: 6)

Di media sosial, contohnya saja di Facebook, mungkin tangan kita sangat mudah sekali untuk menekan tombol bagikan ketika melihat sebuah judul berita yang menurut kita sangat penting sekali. Padahal bisa memancing keributan serta permusuhan, dan sayangnya lagi kebanyakan kita juga menekan tombol “bagikan” tanpa membaca dan memahami dulu isinya. Berhati-hatilah karena setiap amal perbuatan kita akan diminta pertanggungjawabannya, termasuk menyebarkan informasi atau berita-berita.

4. Jangan lupa waktu

Sampai saat ini, sosial media menjadi monster pembunuh waktu nomor satu. Coba evaluasi dan hitung, berapa banyak waktu kita habiskan untuk stalking hal-hal yang tidak bermanfaat di sosial media, kepoin status orang, stalking foto orang, mendebatkan hal yang tidak penting, menjelek-jelekkan dan menyinggung orang di sosial media.

Jangan sampai waktu kita habiskan di sosial media untuk hal-hal yang tidak bermanfaat. Jangan sampai waktu kita habiskan di sosial media sehingga mengganggu atau melalaikan aktivitas utama kita. Jangan sampai waktu kita habiskan di sosial media dan melalaikan ibadah kita baik yang wajib maupun sunah.

5. Manfaatkanlah sosial media sebagai jalan dan sarana kebaikan

Jadikanlah sosial media sebagai sarana kebaikan, saling mengingatkan yang lain melalui postingan kita. Membagikan hal-hal positif lagi baik, serta mungkin juga bisa menjadikan sosial media sebagai jalan rezeki yang halal lagi baik untuk kita. Baca: Kisah Islami Penuh Hikmah

Referensi Buku: Makin Syar’i Makin Cantik
Karya: Agus Ariwibowo & Fidayani (founder www.diarypernikahan.com)

3 thoughts on “Adab Menggunakan Sosial Media Bagi Muslimah

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: