Kisah Menahan Nafsu dari Abdurrahman Al-Qass

Kisah Menahan Nafsu dari Abdurrahman Al-Qass

Kisah Menahan Nafsu dari Abdurrahman Al-Qass

Kisah Menahan Nafsu dari Abdurrahman Al-Qass – Abdurrahman Al-Qass adalah selah seorang penduduk Mekkah yang terkenal paling bagus ibadah dan zuhudnya. Tapi, ia akhirnya jatuh hati dengan seorang gadis cantik bersuara merdu Salamah.
Pada suatu kesempatan Salamah bertemu dengan Abdurrahman disebuah tempat sepi. Tentu saja dua orang yang sedang dimabuk cinta itu begitu gembiranya dengan pertemuan tersebut.
“Tuan, sungguh aku benar-benar mencintaimu,” ujar Salamah.
“Aku pun sangat mencintaimu.”
“Sungguh, aku sangat ingin memelukmu.”
“Demi Tuhan, aku pun demikian, Salamah,” ujar Abdurrahman.
“Lalu apalagi yang menghalangimu melakukan hal itu? Bukankah tempat ini sepi, sayang?” Tanya Salamah manja.

Baca juga: Kisah Mengharukan Islami Abad Ini dari Ayahanda Habib Syekh Assegaf

Teringat dengan Firman Allah Swt

“Kekasihku, sesungguhnya aku teringat Firman Allah: ‘Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain, kecuali orang-orang yang bertakwa.’ (QS. Az-Zukruf: 67) Duhai kekasih, aku tidak ingin perasaan cinta yang tumbuh di antara kita ini kelak akan menjadikan kita bermusuhan di hari kiamat.”
“Kamu benar, tapi apakah Allah tidak mau mengampuni kita kalau kita nanti bertaubat setelah bermaksiat?”
“Saya tidak bisa menjamin bahwa umur kita masih panjang setelah bermaksiat. Bisa saja ajal menjemput kita saat kita sedang bermaksiat,” ujar Abdurrahman lemas.
Kemudian Abdurrahman Al-Qass bangkit dan pergi dengan tangisan di kedua matanya. Sejak saat itu ia tidak mau lagi bertemu dengan Salamah. Ia akhirnya kembali lagi kepada kehidupannya dahulu yang dipenuhi dengan ibadah dan ketaatan kepada Allah.

Itulah Kisah Menahan Nafsu dari Abdurrahman Al-Qass yang dapat memberikan pelajaran bagi kita semua agar selalu berusaha menahan nafsu syahwat kita terhadap lawan jenis kita.

HIKMAH

Barangsiapa mencintai seseorang bukan karena Tuhannya, kelak ia akan menjadi musuh dari orang yang dicintainya di akhirat kelak. Sesungguhnya merugi orang yang mempunyai cinta seperti ini.

 

Buku Referensi: 88 Kisah Orang-orang berakhlak Mulia
Karya: Harlis Kurniawan

4 thoughts on “Kisah Menahan Nafsu dari Abdurrahman Al-Qass

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: